Skip to content
Senin 19 Oktober 2026

Polisi Masuk Sekolah, Kapolda NTB Tekankan Keselamatan dan Masa Depan Pelajar  

Redaksi October 19, 2026

Mataram — Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja mengingatkan pelajar agar disiplin berlalu lintas serta menjauhi narkoba, judi online, dan perundungan. Pesan tersebut disampaikan melalui program Polisi Peduli Pendidikan (Polidik) di SMAN 8 Mataram, Senin (19/10/2026), sebagai bagian dari implementasi program Quick Wins Kapolri.

“Keselamatan di jalan harus menjadi perhatian bersama. Pelajar wajib mematuhi aturan lalu lintas, memakai helm berstandar SNI, menghindari balap liar, serta tidak berkendara sebelum cukup umur dan memiliki SIM,” ungkap Irjen Kalingga di SMAN 8 Mataram.

Kapolda memaparkan data Ditlantas Polda NTB yang mencatat kenaikan kecelakaan lalu lintas, dari 1.959 kejadian pada Januari–Oktober 2025 menjadi 2.909 kejadian pada periode yang sama tahun 2026. Angka tersebut meningkat sekitar 48,5 persen.

“Keselamatan bukan sekadar kewajiban, melainkan kebutuhan. Berangkatlah dengan selamat, belajar dengan semangat, dan pulang membawa harapan,” pesan Kapolda kepada para pelajar.

Di sisi lain, lanjut Irjen Kalingga, penindakan pelanggaran lalu lintas pada Januari–Oktober 2026 tercatat sebanyak 62.953 pelanggaran, turun dibandingkan 90.763 pelanggaran pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kapolda mengingatkan, penurunan angka penindakan perlu diikuti peningkatan kesadaran masyarakat dalam berkendara.

“Jangan tertib berlalu lintas hanya karena takut kepada polisi. Jadikan keselamatan sebagai kesadaran untuk melindungi diri sendiri dan orang lain,” katanya.

Kapolda NTB juga mengajak pelajar menjaga pergaulan, menghormati sesama, serta menjauhi perundungan, tawuran, geng motor, narkoba, dan judi online. Berbagai perilaku tersebut berisiko mengganggu pendidikan, sekaligus merusak masa depan generasi muda.

“Gunakan masa muda untuk hal-hal positif. Kembangkan kemampuan melalui olahraga, seni, kegiatan ekstrakurikuler, dan prestasi. Jangan biarkan pergaulan negatif merusak cita-cita,” ucapnya.

Dalam agenda yang sama, Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho, S.I.K., melaksanakan kegiatan Polidik di Sekolah Kristen Aletheia, Jalan Majapahit No. 47, Ampenan, mulai pukul 07.30 Wita. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polda NTB memperkuat kedekatan dengan lingkungan pendidikan.

Melalui program Polisi Bersama Masyarakat yang diusung Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, Polri mendorong pendekatan yang lebih dekat, humanis, dan responsif. Kehadiran polisi di sekolah juga membuka ruang edukasi serta komunikasi terkait persoalan yang dihadapi pelajar.

“Polisi ingin hadir sebagai sahabat pelajar, membantu membangun karakter, menanamkan kedisiplinan, serta mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan nyaman,” ujar Brigjen Hari.

Kegiatan di SMAN 8 Mataram turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polda NTB, yakni Dirintelkam, Dirresnarkoba, Dirlantas, Dirtahti, Kabid Humas, Kabid TIK, Kabid Propam, serta Kayanma.

Melalui Polidik, Polda NTB berupaya membangun karakter generasi muda, sekaligus memperkuat sinergi kepolisian, sekolah, keluarga, dan masyarakat. Pelajar diharapkan tumbuh sebagai generasi disiplin, berprestasi, bijak dalam pergaulan, serta mampu menjaga keselamatan diri dan lingkungannya.

 

 

Reporter: Narator Bid. Humas

Foto: Dok. Humas & Satker Polda NTB

 

 

Demikian dirilis Bid Humas Polda NTB untuk dipublikasikan melalui media. Terkait narasi dan/atau angle berita disesuaikan dengan kebijakan redaksi masing-masing media.

 

 

Mataram, 19 Oktober 2026

Kabid Humas,ttd.

 

 

*MOHAMMAD KHOLID, S.IK., MM.*

Komisaris Besar Polisi

Share: